Pengukur aliran massa Coriolis dikenal sebagai pilihan paling akurat di semua industri dan semakin penting di sektor minyak dan gas. Seiring pertumbuhan industri, permintaan akan akurasi yang lebih tinggi dan rentang pengukuran yang lebih luas semakin meningkat, yang membuat meter Coriolis menjadi semakin penting. Meskipun ada banyak jenis pengukur aliran , meter Coriolis terus menjadi standar.
Meskipun harga pembelian awal dan biaya pemasangan flow meter tipe Coriolis lebih tinggi, berbagai keunggulannya menjadikannya pilihan yang lebih disukai. Alat ini memberikan pengukuran yang presisi, waktu respons yang cepat, dan pengukuran simultan aliran massa, densitas, suhu, dan viskositas. Selain itu, biaya perawatannya yang rendah dari waktu ke waktu semakin meningkatkan nilai keseluruhannya.


Desain awal flow meter Coriolis terdiri dari satu tabung berbentuk lengkung. Namun, karena dinding tabung yang tipis, terdapat masalah getaran. Pada model modern, masalah ini telah diatasi dengan menggabungkan dua tabung yang menghasilkan dinding yang lebih tebal. Selain itu, desain yang dimodifikasi membutuhkan daya yang lebih sedikit namun tetap tahan lama. Tersedia berbagai bentuk dan gaya tabung di pasaran, masing-masing sesuai untuk aplikasi tertentu. Semuanya sangat presisi dan perawatannya rendah.
Dalam desain ini, tabung digetarkan ke arah yang berlawanan dengan menggunakan kumparan magnet yang dipasang di bagian masuk dan keluar dari kedua tabung. Rakitan kumparan magnet ini berfungsi sebagai sensor. Ketika medan magnet dihasilkan oleh magnet-magnet ini, kumparan yang melewati medan tersebut akan menciptakan gelombang sinus. Dalam kondisi diam ketika tidak ada fluida yang mengalir melalui tabung, gelombang sinus masuk dan keluar berada dalam fase yang sama.
Dan ketika terjadi aliran fluida, tabung-tabung tersebut berputar sehingga menyebabkan pergeseran fasa pada gelombang sinus. Putaran ini sebanding dengan massa fluida yang mengalir dan sensor menangkap pembacaan pergeseran fasa ini. Pergeseran fasa sama dengan selisih waktu antara gelombang sinus dan pembacaan ini memberikan laju aliran massa.
✅ Flowmeter Coriolis adalah flowmeter paling akurat di antara semua flowmeter yang tersedia. Selain itu, perawatannya pun minim karena tidak memiliki bagian bergerak yang dapat menyebabkan keausan.
✅ Selain itu, alat ini jarang memerlukan kalibrasi. Karena meter Coriolis mengukur aliran massa, bukan hanya volume fluida, alat ini cocok untuk mengukur laju aliran material yang dijual berdasarkan berat, bukan volume. Dan dalam industri minyak dan gas, nilai produk seperti minyak bumi diukur dengan satuan panas (seperti BTU), sehingga menjadikan meter aliran Coriolis sebagai alat pilihan untuk menghitung laju aliran material tersebut.
✅ Pengukur aliran massa memberikan pengukuran fluida yang akurat dan tidak terpengaruh oleh perubahan suhu, tekanan, dan kecepatan aliran. Hal ini menjadikannya sangat baik untuk mengukur laju aliran gas yang lebih rentan terpengaruh oleh perubahan-perubahan tersebut. Karena alasan inilah pengukur aliran Coriolis semakin populer di industri minyak dan gas.
Ingin tahu perbedaan antara flow meter Coriolis dan jenis lainnya? >>
[ Pengukur aliran Coriolis vs Magnetik ]
[ Pengukur massa termal VS Pengukur Coriolis ]
Pengukur aliran Coriolis banyak digunakan di industri yang membutuhkan pengukuran aliran dengan akurasi tinggi, seperti industri minyak dan gas, petrokimia, makanan dan minuman, farmasi, dan pengolahan air. Alat ini unggul dalam aplikasi yang melibatkan fluida dengan viskositas tinggi , zat korosif, dan pengukuran multi-parameter (laju aliran massa, densitas, suhu, viskositas).
Pengukuran aliran bubur menggunakan flow meter Coriolis.
Pengukur aliran Coriolis digunakan dalam industri minyak dan gas.
Pengukuran aliran gas bertekanan tinggi
Pengukur aliran Coriolis di industri penyemenan